← Semua Berita & Pers Global
Sekolah & Remaja 2026-09-06 5 menit baca

Langkah Bersejarah di Kanada: Larangan Ponsel di Sekolah Mulai Berlaku dan Dewan Pendidikan Gugat Raksasa Media Sosial Senilai $4,5 Miliar

Provinsi terbesar di Kanada, Ontario dan Alberta, resmi melarang ponsel di ruang kelas dan memblokir media sosial di jaringan sekolah. Pada saat yang sama, dewan sekolah Toronto dan sekitarnya melayangkan gugatan hukum senilai $4,5 miliar terhadap Meta, TikTok, dan Snapchat atas desain adiktif yang merusak konsentrasi dan kesehatan mental siswa.

📰
Sumber Berita: Kementerian Pendidikan Ontario & TDSB (Lihat Sumber Asli ↗)

Dalam langkah tegas untuk membersihkan ruang kelas dari gangguan digital dan melindungi kesehatan mental generasi muda, provinsi terbesar di Kanada, Ontario dan Alberta, resmi memberlakukan kebijakan perangkat seluler paling ketat di Amerika Utara. Bertepatan dengan tahun ajaran baru, peraturan provinsi melarang penggunaan ponsel pribadi selama jam pelajaran dan memblokir total akses ke media sosial di seluruh jaringan Wi-Fi sekolah.

Arahan resmi dari Kementerian Pendidikan Ontario menetapkan kerangka kerja bertingkat yang ketat. Bagi siswa dari taman kanak-kanak hingga kelas 6 sekolah dasar, ponsel harus dalam mode hening dan disimpan di dalam tas atau loker sepanjang hari sekolah. Untuk siswa kelas 7 hingga 12 (SMP dan SMA), ponsel dilarang digunakan di kelas kecuali ada izin eksplisit dari guru untuk tujuan pembelajaran atau pengecualian medis. Pelanggaran aturan berujung pada penyitaan gawai dan sanksi skorsing bagi pelanggaran berulang.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, dewan-dewan pendidikan terbesar di Kanada melancarkan perlawanan hukum bersejarah terhadap raksasa teknologi. Koalisi yang terdiri dari Toronto District School Board (TDSB), Peel District School Board, Toronto Catholic District School Board, dan Ottawa-Carleton District School Board mengajukan gugatan senilai lebih dari 4,5 miliar dolar Kanada terhadap Meta (Instagram/Facebook), ByteDance (TikTok), dan Snap Inc. (Snapchat).

Gugatan tersebut membeberkan bukti bahwa raksasa teknologi sengaja merancang fitur yang memicu kecanduan biologis—seperti scrolling tanpa henti, notifikasi tiada henti, dan algoritma dopamin—demi meraup keuntungan iklan dari perhatian anak-anak. Pendidik dan psikolog anak menyatakan bahwa sekolah terpaksa menghabiskan jutaan dolar untuk menangani krisis perhatian, perundungan siber (cyberbullying), insomnia kronis, dan masalah kecemasan di kalangan pelajar.

Pakar pendidikan dan kesejahteraan digital mengingatkan bahwa meskipun aturan sekolah dan gugatan hukum memberikan perlindungan penting, disiplin digital yang berkelanjutan harus dibangun di rumah. Guna mencegah anak-anak terjebak dalam pusaran video pendek saat jam belajar malam dan istirahat, aplikasi pemblokir pintar seperti Limitra App Block menjadi perlindungan esensial untuk menjaga konsentrasi dan membangun rutinitas digital yang sehat bagi keluarga.

Tag Terkait:
#Kanada#Ontario#TDSB#Larangan Ponsel di Sekolah#Kecanduan Media Sosial#Meta#TikTok#Disiplin Digital

Tetapkan Batasan Digital Anda Sendiri Hari Ini

Ketika otoritas internasional mengambil tindakan tegas terhadap kecanduan layar, berdayakan diri Anda dengan Limitra App Block. Tentukan batasan jelas pada media sosial dan bangun kembali fokus Anda.

Unduh di Google Play ↗