Prancis Terapkan 'Pause Numérique': Smartphone Wajib Dikunci di Loker Selama Jam Sekolah
Menyusul laporan resmi Komisi Layar Kepresidenan, Kementerian Pendidikan Prancis memberlakukan protokol 'Pause Numérique' di sekolah menengah, mewajibkan siswa mengunci ponsel mereka di loker khusus saat memasuki sekolah.
Menyusul diterbitkannya laporan resmi Komisi Khusus Paparan Layar (Commission Écrans) yang ditunjuk oleh Presiden Emmanuel Macron dan dipimpin oleh pakar neurologi dan psikiatri, pemerintah Prancis mengambil tindakan tegas terhadap kecanduan layar di kalangan remaja.
Laporan bertajuk 'Mencari Waktu yang Hilang' tersebut membuktikan secara ilmiah bahwa paparan layar berlebih dan media sosial merusak kualitas tidur, meningkatkan perilaku pasif, serta memicu kecemasan dan defisit konsentrasi.
Kementerian Pendidikan Nasional Prancis merespons dengan mewajibkan protokol 'Pause Numérique' di sekolah menengah. Siswa diwajibkan menyimpan ponsel dan perangkat pintar mereka di loker terkunci khusus sejak pagi hari hingga jam pulang sekolah.
Hasil uji coba menunjukkan peningkatan fokus belajar di kelas sebesar 35%, penurunan drastis kasus perundungan siber, serta kembalinya interaksi sosial nyata saat jam istirahat.
Pemerintah Prancis menegaskan bahwa batasan struktural sangat diperlukan dan mengimbau keluarga untuk menerapkan malam bebas layar di rumah.
Tetapkan Batasan Digital Anda Sendiri Hari Ini
Ketika otoritas internasional mengambil tindakan tegas terhadap kecanduan layar, berdayakan diri Anda dengan Limitra App Block. Tentukan batasan jelas pada media sosial dan bangun kembali fokus Anda.
Unduh di Google Play ↗